Ust. Rasno Mohamad Arif atau lebih sering
dipanggil Kang Arif lahir di Banyumas pada tahun 1983 tepatnya di Kampung
Gunung Jaya Desa Petarangan Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Pada waktu
kecil nama saya ialah Surasno dan lebih sering dipanggil Rasno,
namun pada tahun 2002 yaitu setelah pulang mesantren di Ponpes Sultan Agung –
Wonosobo Jawa Tengah kemudian menikah dan juga mendapat anjuran dari beberapa
guru akhirnya nama Surasno dirubah atau ditambahi sehingga menjadi Rasno
Mohamad Arif.
a. Orangtua
dan Keluarga
Merupakan
anak kedua dari pasangan Bapak Sahrudin Dasirun dan Ibu Sawilah, yang keduanya
hanyalah masyarakat biasa yang dulu termasuk keluarga kurang mampu secara
perekonomian, sehingga dengan keterbatasan yang ada memaksa saya pergi merantau
agar mendapatkan nasib yang lebih baik.
Hingga
sekarang telah di karuniai 3 orang anak yaitu : Abdullah Nur Arifin Ilham,
Aisyah Zakiyy Khoerunnisa, Abdurrahman Maulidal ‘Arifin.
b. Pendidikan
Formal / Sekolah
Pendidikan
Formal yang ditempuh hanya sampai lulus Sekolah Dasar yaitu di SDN Petarangan 1
dan lulus pada tahun 1996, kemudian melanjutkan ke Kelompok Belajar Paket B
setara SLTP di Desa Karang Salam Kecamatan Kemranjen, namun tidak sampai
selesai karena pada tahkun 1998 mulai memberanikan diri untuk merantau ke kota
Bandung, dan ternyata hingga kini telah mencapai 16 Tahun berada dalam
perantauan. Selama dalam perantauan inilah banyak sekali pendidikan atau ilmu
yang didapat, baik melalui media maupun pengalaman sehari-hari.
c. Pendidikan
Pesantren
Dalam
sela-sela kesibukannya bekerja, Alhamdulillah Allah SWT masih memberi
kesempatan untuk belajar dan mengikuti kajian di beberapa Pesantren, baik di
Jawa Tengah maupun Jawa barat seperti : Pondok Pesantren Sultan Agung Wonosobo
di Pesantren tersebut dibina langsung oleh Syaikh Misbachuddin (Mbah Wali) ia
merupakan salah satu guru / ulama yang sangat sempurna keimanan dan amaliahnya
serta paling zuhud namun kini ia telah meninggalkan dunia untuk berjumpa dengan
sang khalik, kemudian belajar strategi dakwah dan riyadhoh kepada KH. Buya
Royanudin AS di Pondok Pesantren Terpadu Al Istiqomah Sukabumi dan beberapa
pengasuh lainnya, Ponpes Hidayatul Mubtadiien Banyumas, Pondok Pesulukan
Thoriqoh Naqsyabandiyah Al Kholidiyah Sokaraja Banyumas, Perguruan Nur Karomah
Jambi, Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, Pesantren Daarut Tauhid Bandung,
dan beberapa Pesantren lainnya serta sempat belajar juga Sholawat pada beberapa
guru diantaranya KH. Munawir Abdurrochim (Mursyid Thoriqoh Syadziliyah – Ponpes
Miftahul Huda Al Adzkar Citangkolo Banjar), belajar dan mendapat ijasah Maulid
Addiba’I dari KH. Ahmad Cecep Cianjur dan keluarga, Ajengan Suawana dan Ust.
Asep Ciwidey Bandung dan lainnya juga kini masih dalam bimbingan Mursyid Thoriqoh
Naqsyabandi Aliyah yaitu KH. Qori Ahmad Syahid beserta ikhwan thoriqoh lainnya.
d. Pengalaman
Organisasi
Pada
awalnya untuk aktif disebuah organisasi merupakan hal yang sedikit tabu, namun
dengan berjalannya waktu ternyata semakin dapat menikmati, tahun 2002 merupakan titik awal dalam
menggeluti organisasi dan dakwah, dengan keterbatasan yang ada saat itu
dibentuklah sebuah padepokan dengan nama Padepokan Hikmah Suci, yang
menyelenggarakan pelatihan seni beladiri dan majelis dzikir, namun pada tahun
2006 dengan sangat terpaksa harus menghentikan untuk sementara waktu karena
harus belajar lagi ke beberapa Pesantren.
Diantara
beberapa organisasi yang pernah atau sedang di ikuti ialah Liga Muslim
Indonesia sebagai Bendahara DPW Jabar, Himpunan Pengusaha Santri Indonesia
sebagai Sekretaris DPW HIPSI Jabar, Anggota Dewan Kemakmuran Masjid Al
Muhajirin bidang Dakwah, ketua Unit Pengumpul Zakat dan ketua Panitia Idul Adha
RW029 tahun 1435H serta Seksi rohani dilingkungan RT07, Sekjen Angkatan Muda Tarekat Islam (AMTI) DPD Jabar 2014-2019.
e. Pekerjaan
/ Usaha
Hampir
setiap jenis / macam pekerjaan pernah di alami, mulai dari tukang kayu bakar, penggembala,
pembantu rumah tangga, kuli bangunan, karyawan toko, pedagang, hingga
pengusaha, dan kini ia telah memiliki beberapa Perusahaan yang tergabung dalam
Suryamedar Group yang sebagian besar profit / hasilnya ialah untuk membiayai
operasional Pesantren, ia juga merupakan komanditer dan komisaris pada beberapa
perusahaan.
Selain
menulis buku, Kini aktifitas yang terus bertambah sibuk ialah sedang merintis
Pesantren Suryamedar yang baru didirikan dan beberapa Usahanya, saya juga termasuk
orang yang menyukai seni dan budaya yang
ada di Indonesia namun sekedar yang menggunakan peralatan tradisional seperti
hadroh, celempung, kharinding, gamelan dan sejenisnya.
f.
Seminar / lokakarya
- - Pengobatan Alternatif dengan Meta Energy – 2003
- - Pelatihan Ilmu tenaga Dalam Al Hikmah – 2002
- - Public Speaking, 2006
- - Ancol Art Festifal - 2009
- - Festifal Kesenian di Jawa Barat, Balai Pelestari Seni Budaya - 2013
- - Saresehan Kamtibmas Polda Jabar tahun 2013 dengan tema “Mencegah dan Menangulangi Terorisme dan Radikalisme di Jawa Barat” – 2013
g. Hasil
Penulisan (akan segera terbit)
- - Tanwirul Alamin (Kumpulan doa sebagai penerang alam semesta), Suryamedar Publisher, 2014
- - Dzikir dan Doa setelah Sholat fardu, Suryamedar Publisher, 2014
- - Ilmu Tenaga Dalam Praktis, Suryamedar Publisher, 2014
- - Sehat dengan dzikir dan tafakur, Suryamedar Publisher, 2014
- - Lunas Hutang dengan Dzikir Khusus, Suryamedar Publisher, 2014
- - Sholawat sebagai perubahan Rizki dan Akhlak agar menjadi lebih baik, Suryamedar Publisher, 2015
- - Maulid Addiba’I dilengkapi fadhilah, Suryamedar Publisher, 2014
- - Meraih pertolongan dengan menolong, Suryamedar Publisher, 2015
- - Kenikmatan setelah Kesusahan melanda, Suryamedar Publisher, 2014
- - 4 Langkah menuju Sukses Dunia Akherat, Suryamedar Publisher, 2014
- - Tanwirul ‘Arifin, Suryamedar Publisher, 2014
- - Mudah dan Indah menjadi kekasih Allah, Suryamedar Publisher, 2014
- - Kiat agar istiqomah dalam ibadah, Suryamedar Publisher, 2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar